Harus Tengok Kanan Tengok Kiri, Kalo Mau Liat Tempat Ini

Gaes! Fokus di jalan itu harus banget. Kefokusan harus diutamakan bagi kamu terutama ketika sedang dalam perjalanan, apalagi sebagai drivernya. Kalo yang numpang ya… tetep juga harus fokus ya gaes 😀, nggak boleh tengok kanan tengok kiri terus.

Tapi kalo ingin tahu tempat yang satu ini, 👇

Gedong Uyeng

Mau tidak mau Gaes! harus menyempatkan tengok kanan atau tengok kiri. Jika kamu sedang menuju arah Pangandaran dari arah Banjar atau Bandung, ya kamu mesti tengok kanan. Jika arah sebaliknya berarti tengok kiri.

Gedung Uyeng Itu Apa?

Gaes, sedikit informasi yang mimin tahu tentang tempat ini, tapi coba dech searching aja di Mbah Google. Kalean bakal tahu bahwa Gedung ini bukan gedung atau bangunan biasa. Maksudnya, bangunan ini memiliki sejarah yang cukup panjang, dan bagi mimin cukup menarik untuk diungkap. Moga aja kapan-kapan ada kesempatan nya Gaes!

Konon Gedong atau Gedung Uyeng adalah bangunan tua peninggalan zaman kolonial Belanda. Kita tahu kan dalam sejarah bahwa Kekuasaan Pemerintahan Hindia-Belanda begitu maju dalam bidang pembangunan, terutama di Jawa Barat. Kalo di Bandung ada Gedung Sate, kalo di Bogor ada Istana Buitenzorg atau Istana Bogor. Nah kalo di Pangandaran ada Gedong Uyeng…..he.. he… Coba kita lihat gaes dari gambar di bawah ini ada miripnya nggak?

Test kemiripan Istana Bogor vs Gedung Uyeng

Kalo menurut mimin sih yang mirip itu rumputnya. Sama-sama hijaunya… Intermezoo…

Nah Gaes! Karena keunikan Gedung Uyeng ini. Dahulu sekitar tahun 90-an, saat lagi gencarnya film layar tancap eh layar lebar. Gedong Uyeng sempat dijadikan lokasi syuting, pada waktu itu ni Gedung buat Pusat Pemerintah Kolonial Belanda, ceritanya. Waktu kecil, Mimin juga sempat lihat, kalo di gedung ini di depannya ada meriam dan berkibar bendera Netherland. Warga sekitar juga pada diajak syuting Loch. Kayaknya seru banget. Jadi pengen liat giman suasan dulu gedung ini di film, tapi belum nemu Gaes.

Gedung Uyeng Sempat Tak Terawat

Menurut cerita nama Uyeng bukanlah nama orang Belanda, melainkan nama orang Tionghoa atau China. Kemungkinan Pak Uyeng membeli bangunan ini dari seseorang, bisa pribumi bisa juga orang Belanda. Namun karean Pak Uyeng tinggal di Bandung dan anak-anak nya tidak ada yang mau meneruskan untuk merawat tempat ini. Maka Gedung Uyeng sempat terlantar. Gaes! Yang namanya Gedung nggak terawat dan terlantar dan tak berpenghuni, ya jadi serem yah. Maka dulu sempat ada rasa takut, jik lewat tempat ini.

Gedung Uyeng Kini Terawat, Miliknya Ibu Susi Pudjiastuti

Gedung Uyeng terlihat kembali indah dan megah. Setelah dibeli oleh Ibu Menteri KKP asal Pangandaran, Ibu Susi Pudjiastuti.

Genteng yang sempat ambrol pun diganti dengan yang baru. Tembok yang kotor dan udah pada jebol, menjadi putih halus dan terawat. Semua direnovasi tanpa merubah desain asli. Gedung atau rumah Belnada dengan ciri khas atap Limasnya.

Halaman bersih, banyak pohon, ada Padang rumput buat hewan ternak. Juga sering sekali terlihat petugas kebersihan dan penjaga, merawat cagar budaya ini.

So Gaes, gimana penasaran dengan tempat yang satu ini?

Alamat Gedung Uyeng Pangandaran

Jalan Raya Babakan Pangandaran KM 1,5, Dusun Bojongsari Desa Babakan Kec. Pangandaran. Atau di depan RM Yana Seafood.

Makanya ayo Go Pangandaran!

Yuk bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami Sekarang

Any Question? Click link below to chat with our Travel Consultant.

Customer Service - Tour

Eka Aryanto

Online

Eka Aryanto

Hallo, Bisa Saya Bantu? 00.00